>Sunken Court Internet Task Force

>

サンケンインターネット技術特別調査委員会

Sebuah ide tiba-tiba terlintas di benakku, saat koneksi internet di Sunken Court mati, sejak hampir seminggu lalu.

OK kita flashback dulu. Di ITB ada sebuah unit bernama Amateur Radio Club, ARC. Saat internet mulai masuk Indonesia, terutama kampus ini, para kru ARC berani mengambil inisiatif menjadi frontiersmen jaringan internet. Mereka adalah beberapa dari yang pertama kali mendapat akses internet di kampus saya. Dan lebih dari itu, kegiatan utama unit bergeser dari riset radio amatir menjadi riset teknologi informasi, terutama jaringan komputer.

Saat sekretariat unit-unit kegiatan mahasiswa ITB dipindahkan ke Sunken Court, ARC turut ikut pindah sekre ke SC, dan mereka berinisiatif menyediakan jaringan di SC. Mereka juga melakukan perawatan untuk infrastnuktur jaringan di Sunken Court. Akses internet yang dinikmati penguhi SC saat ini tidak lepas dari jasa unit IT ini.

Namun saat ini terlihat bahwa banyak diantara kru ARC yang sibuk dengan kegiatan ARC itu sendiri. Kawan-kawan kita dari ARC ini tampaknya kurang waktu dan kemampuan finansial untuk melakukan perawatan rutin jaringan. Selain itu kita juga mengalami kesulitan komunikasi dengan ARC. Saat ada masalah yang mereka ketahui, kawan-kawan kita ini tidak langsung memberitahukannya pada kami, atau melakukan koordinasi cepat dengan unit (misalnya penggalangan dana untuk penggantian komponen infrastruktur), kecuali kami melaporkan masalah ke mereka.

Saat ini ARC tidak lagi melakukan penggantian infrastruktur yang rusak karena kemampuan finansial yang terbatas. Sudah pernah terjadi dua kali kerusakan dan semuanya ditanggung oleh kawan-kawan SC selain ARC. Yang pertama adalah switch untuk SC terbakar, dan masalah kedua yang sampai saat ini belum terpecahkan, adalah hard disk mesin gateway rusak, menyebabkan koneksi internet untuk Sunken Court terputus.

Mungkin kami terlalu banyak merepotkan mereka. Seorang kawan dari ARC berkomentar ‘Kami menunggu inisiatif dari unit, jangan hanya komplain’.

Saat inilah, didorong keinginan saya untuk belajar, saya berniat membentuk kelompok SC-IETF (サンケンコートインターネット技術特別調査委員会 – Sunken Court Internet Engineering Task Force). Ini adalah sebuah kelompok independent lintas-unit yang melakukan administrasi jaringan di SC. Kelompok ini akan bekerja sama dengan kru ARC untuk mengatur dan melakukan perawatan jaringan LAN di SC.

Tugas-tugas dan pelayanan yang menjadi tanggung jawab kelompok ini antara lain:
  1. Administrasi dan perawatan infrastruktur LAN di Sunken Court, bekerja sama dengan kru ARC.
  2. Pengaturan penggunaan internet, misalnya mengawasi penggunaan IP address.
  3. Dukungan teknis IT untuk unit, penghuni dan pengunjung SC (IT Help Desk).
  4. Komunikasi dan koordinasi dengan unit-unit SC mengenai masalah yang terjadi pada jaringan.

Sementara itu, sifat kelompok ini adalah terbuka dan informal. Tidak ada struktur organisasi, hanya ada staff (disebut sebagai メイド – Maid) dan semacam kapten (隊長). Keanggotaan bersifat sukarela, dari penghuni Sunken Court yang tertarik mempelajari jaringan komputer.


Karena sifat kelompok ini yang terbuka, siapa saja yang ingin mempelajari jaringan komputer dapat bergabung untuk saling berbagi ilmu bersama.

Ah, mungkin ini cuma angan-angan kosong yang tidak berguna. Anyway, ide ini tiba-tiba terlintas di kepala saya juga karena saya ingin mencoba menjadi admin sebuah server.

Buat para pembaca, mohon komentar, kritik dan sarannya untuk pendapat saya ini.
Advertisements
>Sunken Court Internet Task Force

5 thoughts on “>Sunken Court Internet Task Force

  1. >"Sudah pernah terjadi dua kali kerusakan dan semuanya ditanggung oleh kawan-kawan SC selain ARC."Gundulmu ambyar, cuman beli switch aja seenaknya ngomongnya..kabel uplink,kabel ke unit2,komputer gateway dll itu sapa yang nyediain dan ngerjain kalo bukan ARC?Sini beli itu semua,ntar baru boleh ngomong gitu..

  2. >maaf… komen baru muncul agak telat…saya lupa klo blog ini butuh moderasi… ^^@Muhammad ArifJustru itulah… menurut pendapat saya, tidak perlu lagi membebani ARC, infrastruktur jaringan sebaiknya memang menjadi tanggungan unit. Sekarang pun kabel-kabel yang rusak (paling tidak milik Tiben sudah diganti sendiri, milik beberapa unit ada yang total tidak berfungsi, ada yang cuma berfungsi satu buah) masih belum diurus ARC, seandainya memang semua ditanggung ARC.BTW, saya tidak bermaksud mendiskreditkan siapapun di sini.@All:Regards,Helmi Fitria Nugroho13207211

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s